metode penyusutan aktiva tetap fixed asset depreciation method indonesia

Metode Garis Lurus & Saldo Menurun Ganda

Setelah Aset Tetap diperoleh, maka aset tetap tersebut akan digunakan oleh perusahaan untuk kegiatan operasional dan produksinya. Depresiasi atau penyusutan adalah penurunan dalam nilai (value) aset seiring dengan waktu dan penggunaannya. Tentunya hal tersebut disebabkan oleh berbagai faktor.

Ada dua metode yang umum digunakan dalam penghitungan depresiasi aktiva tetap:
1. Metode Garis Lurus (Straight Line Method)
Metode ini menganggap aset akan mengalirkan manfaat merata disepanjang penggunaannya, sehingga aset tetap dianggap akan mengalami tingkat penurunan fungsi yang sama besar disetiap periode penggunaan hingga aset tetap tidak dapat digunakan lagi.

2. Metode Saldo Menurun Ganda (Double Declining Method)
Metode saldo menurun merupakan metode untuk mempercepat depresiasi. Tingkat yang digunakan biasanya dua kali dari tingkat yang digunakan oleh metode garis lurus. Oleh karena itu metode saldo menurun dikenal juga sebagai saldo menurun ganda. 

Setiap metode memiliki keunggulannya masing-masing, pilihan menggunakan Metode kedua metode tersebut bergantung pada jenis aktiva tetap. Metode Garis Lurus lebih mudah digunakan dan cara penghitungannya juga lebih sederhana. Di sisi lain, Metode Saldo Menurun Ganda dapat memberikan penghitungan yang lebih akurat terhadap valuasi aset. Pemilihan metode penyusutan aktiva tetap yang akan digunakan bergantung pada sifat aktiva tetap tersebut dan kebijakan dari organisasi dalam memilih metode depresiasi.

____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Straight Line & Double Declining Method

After the acquisition, fixed assets will be used or consume for operational and productive activities. Depreciation is the decreasing values of long term fixed assets over its useful life. Depreciation happens due to several factors.

there are two common methos to calculate depreciation:
1. Straight Line Method
Straight line depreciation method charges cost evenly throughout the useful life of a fixed asset. Depreciation cost under straight line method is calculated by dividing the depreciable amount of the fixed asset by the useful life of the asset.

2. Double Declining Method
The double declining method is an accelerated form of depreciation that counts twice as much of the asset’s book value each year as an expense compared to straight-line depreciation.

There are good reasons for each of these methods, and the right one depends on the asset type in question. The straight-line depreciation method is the easiest to use, so it makes for simplified calculations. On the other hand, the declining balance method often provides a more accurate accounting of an asset's value. The fixed asset depreciation method used depends on the nature of the assets in question, as well as the company's preference.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

8 + 3 =